Sulistio-Basuki

Dilahirkan di Sumbawa Besar pads tahun 1941. Putera sulung (Alm.) Bapak Hardjito dan 1bu M. Hardjito, kedua-duanya pensiunan guru Sekolah Rakyat di Blitar. Menyelesaikan semacam Frobel School di Sumbawa Besar, Sekolah Rakjat di Blitar (1954), SMP bagian B (Blitar, 1957), SMA bagian C (Blitar 1960), dan kemudian melanjutkan kuliah ke Sekolah Perpustakaan, cikal bakal pendidikan dokumentatis di Indonesia. Memperoleh gelar Sardjana Muda (Universitas Indonesia, 1963), Sarjana Sastra (Universitas Indonesia, 1974), Master of Science in Librray Science (Case Western Reserve University di Cleveland, Ohio,USA, 1980), Master of Arts (Case Western Reserve University, 1980), dan Doctor of Philosophy (Case Western Reserve University, 1984) dengan disertasi berjudul "A Citation Analysis of Agricultural and Medical Journals Published in Less Developed Countries, With Special Reference to the Regions of Africa Sub-Sahara, Latin America and Southeast Asia." Tahun 1995 dikukuhkan sebagai guru bestir di Fakuttas Sastra (kini Ilmu Pengetahuan Budaya) Universitas Indonesia.

Pernah memperoleh beasiswa dari R.A.S. Yamin (19621963), Colombo Plan (1974), UNESCO (1979-1980), World Bank Education Project (1981-1984), Asia Foundation (1986), The British Council (1988), Royal Netherlands International Co-operation Institute (1989), pemerintah Thailand metatui ASEAN Exchange Program (1989), Institute of Southeast Asia Studies di Singapura (1992), Konrad Adenauer Stiftung (1993) Malaysian Technical Co-operation Programme (1994, 1995, 1996), Canadian International Aid Agency (1996), dan Universiti Brunei Darussalam (2001, 2002,2003)
Pernah bekerja di Perpustakaan Yamin (1962-1963), Bagian Dokumentasi Madjelis Ilmu Pengetahuan Indonesia (1963-1965), perpustakaan Fakuttas Kedokteran Universitas Indonesia (1965-1967), Bagian Dokumentasi dan Perpustakaan Direktorat Research Departemen Luar Negeri (1967-1977). Sejak tahun 1967 menjadi pengajar di Jurusan Ilmu Perpustakaan Fakuttas Sastra Universitas Indonesia sampai sekarang.
Menghasilkan lebih dari 400 makatah dan karangan yang dibacakan dan/atau diterbitkan di dalam dan luar negeri serta 30 buku.
Menikah dengan V. Wiwiek Sutistyo, SH., LLM. serta berputri tunggat Iswi Hapsari Sutistyo, SH., MTHM. Keluarga Sutistyo menetap di Rawamangun, Jakarta Timur sejak tahun 1990   

Buku Yang Telah ditulis
Pengantar Dokumentasi
Penulis : Sulistio-Basuki,
Rp. 50,000   Rp. 40,000

Dewasa ini dokumentasi merupakan kegiatan yang mencakup seluruh kegiatan masyarakat, mulai dari kelahiran sampai dengan kematian, dari sistem manual sampai sistem teknotogi informasi yang canggih. Semuanya itu memerlukan aktivitas pendokumentasian ....